Senin, 07 Mei 2012

KEARIFAN DAERAH DI INDONESIA - TEMPAT WISATA


KEARIFAN DI SITU WANAYASA DAN DIJADIKANNYA TEMPAT WISATA


Latar Belakang Penulisan

Bersumber dari kamus bahasa dan pemikiran penulis secara umum, tempat wisata merupakan suatu tempat yang biasa dikunjungi orang banyak secara bersamaan atau sendiri dari kota tersebut maupun dari kota lain atau negara lain, kunjungan ini bertujuan memperluas pengetahuan, hiburan ataupun terapi dalam hal tertentu, misalnya yaitu terapi phsycologi seseorang. Tempat wisata dapat dibedakan menjadi tiga jenis tempat wisata, seperti tempat wisata alam, tempat wisata budaya, dan tempat wisata buatan. Tempat wisata alam misalnya; pegunungan, tebing-tebing, gua, danau, air terjun, laut, dsb. Tempat wisata budaya misalnya museum seperti Musium Fatahilah-Jakarta, Candi Borobudur-Yogyakarta, dsb. Tempat wisata buuatan misalnya; kolam air seperti Water Park Jungle-Bogor, taman rekreasi bermain seperti Taman Impian Jaya Ancol-Jakarta, dsb.

Dari penjelasan singkat di atas, bahwa banyak tempat wisata dimiliki Indonesia, seperti yang telah dijelaskan beberapa contoh nama tempat wisata budaya dan buatan di atas.  Dalam pembahasan penulisan kali ini, penulis akan memaparkan mengenai tempat wisata alam di Indonesia, dengan mengambil salah satu tempat atau kota yang ada di Pulau Jawa, Indonesia, dengan memberitahukan kearifan budaya ataupun sejarah yang dapat ditunjukan kepada pembaca, sehingga pembaca dapat mengetahui kearifan suatu tempat wisata teruatama di alam Indonesia, dan menjadi lebih tanggap dan lebih memlilih tempat wisata di alam Indonesia menjadi tempat kunjungan pariwisata.

Dalam pembahasan kali ini, penulis memilih salah satu kota yang ada di Pulau Jawa, Indonesia yaitu Kabupaten Purwkarta yang terletak di Kabupaten Jawa Barat, sebelah timur Jakarta, kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Karawang di bagian barat dan sebagian wilayah utara, Kabupaten Subang di bagian utara dan sebagian wilayah bagian timur, Kabupaten Bandung di bagian selatan, dan Kabupaten Cianjur di bagian barat daya. Seperti Kabupaten atau Kota lainnya yang ada di Indonesia, Pulau Jawa khususnya, bahwa kabupaten Purwakarta memiliki banyak tempat wisata alam. Objek wisata Jatiluhur, objek wisata Cirata, objek wisata Situ Buleud, dan objek wisata Situ Wanayasa. Dari ke-empat nama tempat objek wisata ini, objek wisata Situ Wanayasa yang masih belum banyak diketahui orang banyak, terutama para wisatawan yang akan bertamasya, karena masih banyak orang yang belum mengetahui kearifan yang ada di objek wisata Situ Wanayasa, sehingga jarang orang terutama para wisatawan berkunjung untuk berwisata ke objek wisata.

1.      Sejarah Situ Wanayasa menjadi Objek Wisata

1.1.Sejarah Kabupaten Purwakarta dengan Wanayasa

Sebelumnya penulis akan menceritakan hubungan Wanayasa dimana sebagai salah satu daerah yang ada di Kabupaten Purwakarta ini mempunyai sejarah wilayah yang berkaitan dengan sejarah terbentuknya nama daerah Purwakarta yang sekarang menjadi kota kabupaten.

Pada masa itu dimana zaman penjajahan, tata pemerintahan daerah, khususnya di Kabupaten Purwakarta. Sekitar awal abad ke-!7, R.A.A Wirasuta seorang Panembahan Galuh (Ciamis) yang bergelar sebagai Adipati Panatayuda atau Adipati Kertabumi III, yang diutus Sultan Mataram untuk menduduki Rangkas Sumedang (sebelah timur CItarum). Adipati ini wafat di Galuh setelah mendirikan benteng pertahanan di Tanjungpura, Adiarsa, Parakansapi, dan Kuta Tandingan. Kemudian, nama Rangkas Sumedang berubah menjadi Karawang, berasal dari bahasa sunda “karawaan”, yang berarti karena pada saat itu kondisi daerahnya berawa-rawa.

Pada tahun 1656, R.A.A. Panatayunda I atau Adipati Kertabumi III, anak dari R.A.A. Wirasuta diangkat menjadi Dalem atau Bupati Karawang dengan ibukota udug-udug oleh Sultan Mataram. Ibukota sempat berpindah dari kota udug-udug ke kota karawang pada tahun antara 1679 samapi 1721. Namun saat peralihan penguasaan Pemerintahan Belanda kepada Pemerintahan Inggris, Pemerintahan Kabupaten Karawang berakhir sekitar tahun 1811 sampai 1816.

Sekitar tahun 1820, Pemerintahan Kabupaten Karawang dijalankan kembali, ini terjadi karena Pemerintahan Belanda melepaskan diri dari Pemerintahan Inggris dengan menyerahkan dan mengembalikan kewenangan para Bupati kepada Gubernur Jendral Van der Capellen. Pada saat itu lingkup wilayah Kabupaten Karawang terletak sebelah timur Kali Citarum dan sebelah barat Kali Cipunagara. Dan pada saat itulah R.A.A. Surianata yang berasal dari kota Bogor, yang bergelar Dalem Santri menjadi Bupati I Kabupaten Karawang yang menempatkan daerah Wanayasa sebagai ibukota kabupaten ini.

Namun, pada sekitar tahun 1830, Kota Wanayasa terjadi perampokan yang mengakibatkan terganggunya keamanan di daerah tersebut, sehingga pada masa Pemerintahan Bupati R.A. Suriawinata memindahkan ibukota Wanayasa ke Sindangkasih. Selain tidak aman, letak kota Wanayasa kurang strategis sebagai pusat pemerintahan. Penempatan ibukota di SIndangkasih berdasarkan beberapa factor yang dimana tempat pemerintahan yang lebih baik dalam pengembangan pemerintah kabupaten, dengan begitu pemerintah colonial meresmikan Sindangkasih menjadi ibukota kabupaten ini, dan merubah namanya menjadi Purwakarta, yang berarti pertama untuk Purwa, dan aman, tentram, dan tertib, atau ramai untuk Karta.
 Info: http://lovanieea.blogspot.com sumber dari: buku Sejarah Purwakarta by Dr.A.Sobana Hrdjasaputra,S.S,M.A

Dari ringkasan sejarah tersebut, Anggota Kelompok Penggerak Pariwisata juga menjelaskan hal yang sama, namun tambahan dari beliau, bahwa pada akhirnya pada zaman pengalihan kolonial itu pun Kabupaten Purwakarta lepas dari Kabupaten Karawang dan menjadi kabupaten sendiri. 

1.2.Sejarah Wanayasa

Situ Wanayasa adalah situ alam, yang luasnya mencapai 17ha, sekarang kesisa sekitar 7ha, 5ha daratan dan 2ha air, berkurangnya luas Situ Wanayasa karena pernah terjadi longsor dan mengendap sehingga terbentuk daratan dan sawah, ini semua dikarenakan belum ada penataan yang baik (sangat alam) serta irigasi air yang baik, tanggapan pertama salah satu pengurus Situ Wanayasa, setelah penulis tanya mengenai Situ Wanayasa, Bpk. Yayan Sofyan (53th), Kelompok Penggerak Pariwisata. Bapak Yayan pun menambahkan mengenai luas daratan yang berupa pesawahan kurang lebih 10ha dihak-milik-an oleh beberapa penduduk sekitar.

Wanayasa ini menjadi sebuah situ atau danau yang alami, karena di sana terdapat sumber air dan tak pernah kering. Jika ada pembentukan yang terlihat tertata itu merupakan perbaikan di beberapa bagian tanah yang kurang labil. Karena menurut sumber informasi yang ada, bahwa Situ Wanayasa sudah ada sejak puluhan tahun lamanya, Eyang Tambak, salah satu tokoh yang disegani pada masa tahun ke-19, yang diangkat sebagai pengatur air di Situ Wanayasa saat itu, dan secara singkat diperkirakan bahwa Situ Wanayasa telah ada sejak lama sebelum Eyang Tambak ada, dan pada masa itu pun sebelum Bupati R.A. Suriawinata menjabat sebagai bupati kabupaten, Situ Wanayasa telah ada.

Terbentuknya Situ Wanayasa ini menjadi sebuah cekungan di suatu daratan yang kita sebut dengan danau atau orang sunda bilang situ, menurut informasi yang ada ini dikarenakan abu vulkano yang menciptakan tanah yang subur dengan cekungan yang dalamnya bisa sampai beratus-ratus meter. Abu vulkano ini berasal dari Gunung Agung yang meletus, karena kota wanayasa terletak di kaki gunung ini. Sekarang gunung ini bernama Gunung Gurangrang.

Dari informasi Kelompok Pengurus Pariwisata bahwa awal nama Wanayasa berasal dari Gunung Agung ini, yaitu Saung Agung. Pada masa Mangkurat Mataram dan Kerajaan Cirebon (Sunan Gunung Jati), terjadi kesepakatan mengenai nama Saung Agung merubah  namanya menjadi Wanayasa.

1.3.Sejarah Wanayasa menjadi Tempat Wisata

Sedikit informasi awal dari Situ Wanayasa dijadikan tempat wisata ialah perhatian pemerintah setempat, bahwa lintasan Situ Wanayasa ini hidup, karena banyak orang melintas yang akan menuju kota Ciater, Bandung, sehingga banyak orang yang melakukan istirahat di Situ Wanayasa karena kenyamanan tempat dengan keindahan alam yang menenangkan para pejalan untuk istirahat sejenak, hal ini lah yang pada akhirnya orang-orang mengetahui tempat ini, dan menjadikan tempat yang cocok untuk dikunjungi, yang pada akhirnya menjadi tempat wisata.

Namun, sekitar tahun 1997, Situ Wanayasa ini baru diresmikan secara aturan atau hukum yang diresmikan oleh pemerintah setempat. Pada awalnya, dijadikan tempat wisata ini cukup sulit, karena banyak pendapat bahwa tempat wisata hanya mendampakkan negatif, terutama tempat bermainnya pasangan muda-mudi, sedangkan tempat ini merupakan makam-makam sesepuh. 

Seperti yang dijelaskan bapak KOMPEPAR, Kumpulan Penggerak Pariwisata, pada saat mencoba untuk meresmikan tempat wisata ini dengan mencoba meminta izin diadakan sepeda air di Situ Wanayasa ini, namun atas keberaniannya sekertariat kecamatan, Bapak Krisna, akhirnya peresmian izin akan sepeda air pun diizinkan, ini pula awal mulainya Situ Wanayasa menjadi tempat wisata.

Info: Bapak Yayan Sofiyan, Kumpulan Penggerak Pariwisata

2.      Letak Situ Wanayasa 

Situ Wanayasa terletak di jalan raya wanasari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Jarak Situ Wanayasa dari pusat kota Kabupaten Purwakarta berkisar 20 km. Misalnya, wisatawan yang datang dari tol Jatiluhur tinggal meneruskan jalannya menuju jl.Ibrahim Singadilaga lalu meneruskan ke jl. Kapten Halim, lalu jl. Wanasari kemudian sampai di lokasi. Adapun apabila wisatawan datang dari tol Sadang, tinggal melanjutkan jalan dari jl.Veteran - jl. Jendral Sudirman - jl. Kapten Halim - jl. Raya Wanasari lalu sampai di lokasi.
gambar 1. Letak Situ Wanayasa berdasarkan peta.http://www.promolagi.com/search-peta.php?lng=107.55539836631772&lat=-6.676398202323427&add=Situ%20Wanayasa,%20Jalan%20Raya%20Wanasari,%20Wanayasa,%20Purwakarta,%20Jawa%20Barat.










Selain itu, sarana transportasi dari pusat kota kabupaten Purwakarta cukup mudah, karena dari sana terdapat sarana transportasi berupa angkutan umum. Jalan akses menuju Situ Wanayasa pun terbilang kondisi jalan yang sangat baik, mudah dan aman. Selama perjalanan menuju Situ Wanayasa  sudah dimanjakan dengan pemandangan yang tentram, tenang dan alami, apalagi jika sudah sampai di objek wisata Situ Wanayasa tersebut udara sejuk pun akan menyambut para pengunjungnya. Dari segi ini saja sudah terlihat bahwa tempat wisata ini sangat bisa dijadikan perjalanan menyenangkan untuk pariwisata.

info: Bpk.Polisi Misbachul Munir-Purwakarta

gambar 2. Situasi jalan menuju Situ Wanayasa.
 














3.      Perkembangan Wisata di Situ Wanayasa

Perkembangan Situ Wanayasa ini bergantung dengan masa periode bupati di kabupaten Purwakarta. seperti pada sejarah awal mula Situ Wnaayasa menjadi tempat wisata, pada tahun 1997, perkembangan Situ Wanayasa ini berkembang menjadi tempat wisata, yang mana diawali dengan diadakannya sepeda air. Meskipun belum diadakan penataaan baik serta suguhan kuliner yang masih sepi, pada waktu itu.

Sebelumnya, sekitar tahun 1990, sebelum dimana tempat wisata ini diresmikan secara hukum, Situ Wanayasa hanya dibenahi tanggul dan pembuatan pintu air sebagi irigasi air. Dan yang lebih berkembang pesat-nya Situ Wanayasa pada pertengahan tahun 2011, P ada masa periode Bpk. Bupati Lili Hambali dan diwakili Bpk.Dedi Mulyadi, sekitar bulan Mei sampai dengan bulan Juli, sehubungan akan diadakan Sidang Paripurna serta Hari Jadi Kabupaten Purwakarta, maka pada saat itu banyak pembenahan serta penataan sekitar Situ Wanayasa, seperti jalan pejalan wisatawan yang tertata bagus, pager-pager, dan dibangunnya aula yang megah. Sejak masa itu lah, pengembangan wisata di Situ Wanayasa sampai sekarang lebih baik dan ramai dikunjungi para wisatawan.

Info: Bapak Yayan Sofiyan, Kumpulan Penggerak Pariwisata

gambar3. pintu air di Situ Wanayasa
gambar4. pengairan di Situ Wanayasa

















.


gambar5. aula terbuka di pinggir Situ Wanayasa

gambar6. rekreasi sepeda air di sekitar Pasir Mantri, Situ Wanayasa




















         


gambar7. jalan pejalan di pinggir Situ Wanayasa lebih tertata dan indah.
gambar8. jalan raya mulai ramai pengunjung pada hari pekan.










gambar9. pengunjung di Pasir Mantri, Situ Wanayasa pada hari pekan.
gambar10. pedagang souvenir di Pasir Mantri, Situ Wanayasa pada hari pekan.



















































































4.      Kearifan yang Dijadikan Objek Wisata di Situ Wanayasa

Menurut penulis berdasarkan pemikiran umum, kearifan merupakan suatu kebijakan, dan jika membahas mengenai kearifan atau kebijakan terhadap suatu tempat wisata itu, bahwa hal ini  bermaksud untuk bagaimana menindak dan menjalankan hal-hal sebagaimana dari perwujudan kebudayaan yang berawal dari sejarah-sejarah yang telah ada sejak dahulu. Kearifan ini yang biasa disebut dengan kearifan lokal.

Perkembangan pariwisata di tempat-tempat yang ada di Kabupaten Purwakarta dimana objek wisata Situ Wanayasa terdapat didalamnya, itu pasti telah diterapkan kearifan lokal untuk dijadikannya pelestarian serta kebiasaan terhadap budaya daerah, Kabupaten Purwakarta khususnya. Penerapan kearifan ini berupa pengelolaan dan pelestarian dari pihak komunitas kebudayaan itu sendiri, dan dari sisi wisatawan berupa interaksi dari komunitas atau pun secara langsung dengan mengunjungi tempat-tempat tersebut. 

Dalam penerapan kearifan lokal di Kabupaten Purwakarta, terutama objek wisata Situ Wanayasa sebenarnya telah ada sejak lama, yaitu pengelolaan tempat dimana menjadi objek wisata yang ada di Situ Wanayasa dan wisata kuliner, dan untuk pelestarian budaya yang diawali sejarah Situ Wanayasa, pengelolaan dan pelestarian ini dijaga baik oleh Komunitas Penggerak Pariwisata Situ Wanayasa. Selain kebudayaan dan sejarah yang ada di Situ Wanayasa, kearifan lokal yang dipertahankan adalah adat dan alam. Dari semua itu hal yang banyak dipertahankan oleh tiap tempat, di Indonesia umumnya ialah nilai dan norma.

Objek Wisata dan makanan khas, dalam pengembangan pariwisata sebagaimana perwujudan kearifan lokal, di Situ Wanayasa terdapat tempat yang dapat dijadikan objek para wisatawan, yaitu pulau kecil di tengah Situ ini yang disebut Pasir Mantri

Berikut gambar11. Pasir Mantri di Situ Wanayasa :



                                                      












 Meskipun objek wisata di Situ Wanayasa dalam kekarakteristikan masih terlihat umum, namun yang diprioritaskan adalah pemandangan alam yang bernilai sejarah penting, yaitu awal mula terbentuk kabupaten Purwakarta menjadi sebuah kabupaten, selain itu wisatawan disuguhi jajanan kuliner bercirikan makanan khas daerah tersebut, seperti dijelaskan KOMPEPAR, manisan pala kering dan buah manggis serta gula aren yang disebut gula cikeris, dari Cikeris, itu semua menjadi makanan khas di sana.

Berikut gambar12. tempat jual oleh-oleh, di sepanjang jalan menuju Situ Wanayasa dari arah Kabupaten Purwakarta:

Sebelum membahas adat dan alam, singkat informasi mengenai sejarah yang ada,  objek wisata, Pasir Mantriyang mana makam yang ada di daratan tengah-tengah Situ Wanayasa ini (pulau kecil-bernama Pasir Mantri). merupakan makam-makam sesepuh besar, ulama, dan para Dalem Santri, ini yang mengawali penamaan Mantri, dank arena sebuah pulai makan ditambahkan dengan kata Pasir, yang akhirnya bernamakan Pasir Mantri. Salah satu makam sesepuh yang sangat dituakan ialah Kiyai Gede bin Raden Santri yang benama aslikan Tisnadireja bin Tirtanegara, beliau hidup dari sebelumnya penjajahan Belanda. Di tempat ini, Pasir Mantri termasuk makam terbanyak sesepuh, sebagai contoh; Kiyai Gede, R.A Suriawinata, Eyang Timbul dan termasuk juga Eyang Tambak.

 Adat dan alam, dengan memperkenalkan objek wisata Situ Wanayasa ini, secara tidak langsung para pengunjung yang datang ke Situ Wanayasa menjadi tahu bagaimana adat dan alam yang ada di Wanayasa. Kearifan pada adat ini lah yang berupa ziarah makam para sesepuh tersebut, biasanya para penziarah mendapat petunjuk untuk tawasulan atau doa hadiah kepada leluhur-sesepuh, mereka biasanya datang dari Garut, Majalengka, Karawang dsb. Selain itu, kebiasaan dan telah dijadikan suatu adat oleh masyarakat setempat untuk menjadi tempat renungan dan doa, misalnya murid Sekolah Menengah Pertama yang melakukan renungan malam hingga subuh ke makam tersebut sebelum ujian negara berlangsung. Dan dari kearifan pada alam, para pengunjung pun mengetahui situasi alam di Wanayasa melalui perwakilan situasi alam di Situ Wanayasa, yang mana sangat tenang dan ramah lingkungan.

gambar 13. Makam Kiyai Gede bin Raden Santri di Pasir Mantri, Situ Wanayasa.
                              

   Berikut gambar 14. Makam para Dalem Santri di Pasir Mantri, Situ Wanayas :









Dari penjelasan di atas mengenai adat, penulis sedikit ingin bercerita mengenai mitos yang dijadikan adat di Situ Wanayasa, seperti yang dijelaskan bapak Yayan, selaku anggota Kumpulan Penggerak Pariwisata (KOMPEPAR), pada masa sesepuh masih ada, seorang penjala yang biasa mencari ikan di situ ini suatu waktu mendapatkan seekor ikan mas yang sangat besar, sangat besarnya ikan ini sampai ia sulit meraba mana bagian ekor dan kepalanya, dan pada akhirnya, ia lepaskan kembali ikan itu, sejak saat itu dia sakit dalam waktu cukup lama dan ketakutan, sampai akhirnya ia tutup usia, ia tidak pernah datang kembali ke situ tersebut. Dari cerita itu dijelaskan oleh sesepuh pada masa itu bahwa ikan besar itu adalah piaraan Kiyai Gede bin Raden Sakti, dengar cerita bahwa ada tujuh ikan, namun sudah cukup lama, kini hanya satu atau tiga ekor saja yang sering muncul.

Lain hal pada masa Eyang Tambak, pada masa itu beliau dapat memperbaiki tanah sepanjang 100m yang longsor di pinggiran situ itu dalam waktu satu malam, padahal secara pemikiran logika hal ini sanagt tidak masuk akal, banyak khodam di Situ Wanayasa ini, jelas bapak Yayan, KOMPEPAR.

Nilai dan Norma, yang dimaksud ialah tradisi dan sikap keramahtamahan yang ada  di Situ Wanayasa, seperti yang telah kita ketahui pada umumnya masyarakat Indonesia dikenal akan kaya tradisi dan keramahtamahan masyarakat. Sebagai contoh keramahtamahan para pengurus, penjual serta para wisatawan di sana. Walau memang tidak sepenuhnya seluruh masyarakat. Namun, masyarakat di sana tetap menjaga nilai dan norma yang telah dijaga semenjak zaman nenek moyang kita.
 Info: Bapak Yayan Sofiyan, Kumpulan Penggerak Pariwisata


5.      Kendala Perkembangan Wisata di Situ Wanayasa

Dari informasi yang ada mengenai kendala perkembangan wisata di Situ Wanayasa adalah masih bergantungnya dukungan pada tiap masa periode bupati kabupaten Purwakarta. Selain itu, kerjasama pihak pemerintah kabupaten dengan penduduk. Seperti info dari KOMPEPAR, bahwa penduduk sekitar sulit diajak kerjasama, seperti contoh, saat KOMPEPAR ingin mengadakan tempat parkir motor maupun mobil,  hampir seluruh wilayah pesawahan sekitar Situ Wanayasa yang mana sejak dulu entah mengapa telah diakui serta dihak-milik-kan oleh para penduduk tidak mengizinkan tanahnya dibeli pemerintah. 

Dan dari sisi wisatawan, kendala tidak seringnya berkunjung ke Situ Wanayasa ini, karena cuaca, menurut pendapat wisatawan kondisi jalan saat hujan biasanya becek dan licin. Dan secara umum, dimungkinkan kalah saing akan objek-objek yang tersedia.
Info: Bapak Yayan Sofiyan, Kumpulan Penggerak Pariwisata


6.      Kesimpulan

Dari segala informasi yang penulis dapat melalui wawancara dan pencarian data di internet, dapat disimpulkan bahwa sebenarnya banyak kearifan yang dapat dilihat dari tiap daerah yang ada di negara kita, Negara Indonesia. Seperti yang dicontohkan penulis yaitu kearifan-kearifan yang ada di Situ Wanayasa, Purwakarta, Jawa Barat, yang mana seharusnya jadi pemahaman dan pemikiran khalayak bahwa kearifan seperti ini yang harus ditonjolkan agar khalayak dapat selalu menjaga dan menerapkan kearifan lokal menjadi hal yang diutamakan terutama dalam bidang kepariwisataan.
 (shely)



Saya (shely) mewawancarai bpk. Yayan (KOMPEPAR) di depan pintu gerbang masuk Pasir Mantri, Situ Wanayasa


Senin, 16 April 2012

The Effect of Social Network

Today, we will discuss about the effect of social network. As we know, the society is one of the important things in our life, especially to make your idea or feelings, know to each other people, and giving people information. Many things can we do to get communicate with each other, we can talk with face to face or we can talk with use some media as like a letter, telephone, mobile, until networking social. From that's all, it have advantage for every media, as like telephone or mobile are faster to get communicate than use a letter, beside that they're more clear and easy to communicate than use a letter. For the advantage of networking social, it's fastest from a letter, telephone or mobile. using social of network, we will get more easy to communicate with the other without use many time and it can cutting our time and place when we need someone who necessary for us.



In the first paragraph, we have known the general information about some function of communication in the society and some media of it. Because of this theme now is about the effect of social network, we will looking for about the opinion of social network until the effect of social nework. Before we get some opinion about it, we should knowing social network meamning and kinds of social network. As we know, the social network is communication from someone to someone with use technology networking society by some media as like computer, notebook, mobile handphone, tablet tab, etc. the communication in the social network from the citu to the other city,  the city to other country, the country to other country, or to the globe of the world. Some famous examples, we usually use to communication in social network is facebook, Twitter, Mypace, Yahoo Mail, Hi5, eBuddy, etc. But for discuss the opinion we just take an example from one of those. Because, if we discuss all of those, i9t's to many things about social network.

For the example, we will discuss "facebook", as we knew from many news in newspaper, magazine or internet, many the effect of social network in our country, especially social network like Facebook, why Facebook? because, it is one of famous social network in all of age, especially teenager until adult. Truely, the social network ( in Facebook) many positive effect, for example, some country where have some children who can not commnunication well (with face to face), they can communicate with the social network well, beside that they can add their information are not only with one person, but can add their information from many people without difficult to share each other (without shy to talking each other). But for that's all, it still must the bother of rule for social network, because some of net in the social network only the advantage from some company which sometimes opposite for the people especially the children. So, for keep this problem, the parents of their children must controll their child as long as it will make protect their children.

Rabu, 23 November 2011

RINDU KAMPUS


Detik ini saya hanya ingin katakan bahwa saya rindu kampus, siang tadi sempat menginjak kampus, suasana yang sangat merindukan, aroma-aroma tugas kampus di mana-mana.. #berlebihan
Tapi memang sejujurnya aku rindu kampus.. terik nya matahari saat bubar istirahat menyambut.. #hahaha .... keterlambatan mengurus cuti, dan pernyataan "non-aktiv" membuat rasa ini tak menentu #berlebihan.lagi ..... tapi itu lah yang saya rasakan detik ini.
Semoga semester berikutnya  dilancarkan semua-muanya.. tahun depan yah... okay, waiting me Campus (~ ~,)

Kamis, 27 Oktober 2011

USUS BUNTU itu SUPRISE Looooh......

Sedikit aja, sekedar info bahwa sakit usus buntu itu surprise banget loh, kalau dilihat dari pengalaman yang ada, serangan sakitnya itu dalam waktu sehari, muncul rasa sakit dibagian pinggang kanan sedikit ke depan-bawah. Mungkin kalau orang awam tidak akan mengira kalau sakit seperti itu adalah sakit nyeri biasa, seperti maag, masuk angin atau ada juga yang mengira turun peranakan.
Dalam kondisi ini jika tidak ada perubahan/pengurangan rasa sakit, lebih bak segera di bawa ke unit gawat darurat atau biasa disingkat UGD di rumah sakit terdekat, diusahakan jangan sampai menunggu berhari-hari, lagi pula rasa sakitnya itu biasanya sangat nyeri, belum tentu kuat juga menahan rasa sakit yang tak henti sampai berhari-hari, dan bahayanya jika memang usus buntu, jika terlalu lama didiamkan akan semakin busuk dan pecah, yang menyebabkan kemaian. Jika sudah sampai UGD, akan ada penanggulangan dan langkah yang benar bagi penderitanya.
Biasanya, dalam tindakan awal untuk mengetahui itu usus buntu atau bukan, si penderita diikuti dengan demam tinggi dan apabila kaki kanan ditekuk sampai betis dan belakang paha saling menyentuh, si penderita merasakan sakit, itu biasanya positif usus buntu, namun ada sebagian yang tidak mengalami gejala keduanya ini. Bisanya dalam instalansi gawat darurat akan memberi pasien obat penahan sakit, sebagai pengetesan, apabila dalam beberapa menit atau jam masih saja terasa sakit yang sangat, akan ditindaklanjut, ini berarti kemunkinan usus buntu terjadi. Biasanya penderita akan diminta cek dalam dengan melakukan USG. Apabila sudah terekam dan positif usus buntu, dokter akan menyegerakan oprasi untuk pemotongan usus yang rusak itu.


_to be continue_ perawatan pasca oprasi season




contoh kecil usus buntu yang masih radang _kasus usus buntu tak terprediksi seperti umumnya namun tetap berbahaya jika didiamkan di dalam tubuh. foto.1


ket. foto1. usus berbentuk melingkar, kurang lebih 5cm,mulai meradang, belum mebusuk.

Sabtu, 24 September 2011

Anyer with English Literature


ALHAMDULILLAH...
finally ... we have had a tour
we went to Anyer Beach (160911)
two days before 3sa02 begin to campus
and four days before 3sa01 begin to campus

although not at all from us went in..
but we were really enjoy it..
thank's & love you all..

"MAAF" (pra-)

Sebelum memulai kembali pemostingan di dalam akushelly-retun 2 ini ... saya benar-benar menyesal, payah dan malas untuk merutinkan pemostingan artikel. karena libu hampir 3 bulan itu, waktu habis untuk bantu orang tua.. langganan internet pun di stop.. sebulan (Ramadhan) pun dikhususkan waktu beribadah.. jadi.... tebengkalai lah akushelly-return 2 ini... "MAAF" .....
semoga kembalinya perkuliahan kembalinya semangat baru yang lebih baik ... amiiin..

Berbicara soal kata "MAAF" apa iya kata ini merupakan pure kata untuk hal baik dan positif  , Kah?!
mengapa tiba-tiba saja terpintas pertanyaan itu? karena saya pernah mendapatkan sesuatu yang menyatakan bahwa pemintaan kata "MAAF" tidak selamanya diterima baik.. ada satu contoh, bahwa kata "MAAF" yang berlebihan (keseringan diucap) itu dapat berkesan hal biasa, biasa banget , seakan-akan kata "MAAF" yang mengartikan permohonan untuk merelakan atas kesalahan yang ada, malah menjadi suatu kata yang biasa dan tak bermakna seperti semestinya.. Jadi pada intinya, jangan lah sering-sering atau dengan mudah mengucapkan kata "MAAF" , karena kata itu dapat hilang makna nya.. dan dengan mudah atau sering nya mengucap kata "MAAF" maka menandakan banyak nya kesalahan yang kita buat... pilih hal yang tidak membuat banyak kesalahan.. itu dapat mengurangi kata "MAAF" ... namun bagaimanapun meminta "MAAF" lebih baik sebaik me-MAAF-kan ........

#kalimat.aku.pemikiran.aku.bukan.selalu.perilaku.aku.atau semua itu kamu.
#bingung.bukan.selalu.salah.dan.salah.bukan.selalu.bingung.... kan?!

Minggu, 05 Juni 2011

PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN (PKM-K)


I.           METODE PELAKSANAAN

A.     MANAJEMEN

·         Nama Perusahaan                                          : Ice Green Cincau
·         Nama Pemilik/Pimpinan Perusahaan               : Shely Rizkia dan Krishna Purnamasari
·         Bidang Usaha                                                : Jual Minuman
·         Jumlah Karyawan                                          : 1 0rang

B.      PEMASARAN

·      Produk yang Dipasarkan                               : Es Cincau Sehat

·      Sasaran Konsumen/Pembeli                         : Mahasiswa dan Masy. sekitar Univ.Gunadarma
 
·      Wilayah Pemasaran                                      : sekitar Kampus E-G Gunadarma,   Kelapadua 
 
·      Rencana Penjualan/Tahun                            : September 2011

·      Penetapan Harga Jual                                   : Rp. 3000,- / cup


C.      PRODUKSI/OPERASI

·      Ketersediaan Bahan Baku                            
-          1 panci besar Cincau per-Hari
Bahan dasar, tanam daun cincau

-          10 lembar daun jeruk per-Hari
Bahan dasar, tanam daun jeruk

-          12 botol Sirup untuk 3 Bulan
12 btl @ Rp.6.500,- = Rp. 78.000,-

-          3 Tabung Gas LPG untuk 3 Bulan
3 tbg @ Rp. 85.000,- = Rp. 255.000,-

            Bulan I                                                 :                                                          
-          70 kg gula merah per-Bulan (24 hr)
70 kg @ Rp. 12.000,- = Rp. 840.000,-/bln


-          1500 Cup plastik per-Bulan (24 hr)
10 cup @ Rp. 5.000,-
Rp. 750.000,-/bln

-          5 kantong Sedotan per-Bulan (24 hr)
1 kantong @ Rp. 1.500,-
Rp. 75.000,-/bln
Bulan II                                                          :
-          90 kg gula merah per-Bulan (24 hr)
90 kg @ Rp. 12.000,- = Rp. 1.080.000,-/bln

-          2500 Cup plastik per-Bulan (24 hr)
10 cup @ Rp. 5.000,-
Rp. 1.250.000,-/bln

-          90 kantong Sedotan per-Bulan (24 hr)
1 kantong @ Rp. 1.500,-
Rp. 135.000,-/bln

            Bulan III                                                           :
-          120 kg gula merah per-Bulan (24 hr)
120 kg @ Rp.12.000,- = Rp.1.440.000,-/bln

-          4500 Cup plastik per-Bulan (24 hr)
10 cup @ Rp. 5.000,-
Rp. 2.250.000,-/bln

-          120 kantong Sedotan per-Bulan (24 hr)
1 kantong @ Rp. 1.500,-
Rp. 180.000,-/bln

·      Fasilitas/Sarana Produksi                              : 
-          1 Gerobak Stand Jual & Tenda ;
-          2 Bangku plastik ;
-          Termos, sendok ;
-          1 lusin Gelas beling dan 1 lusin Sendok

·         Karyawan                                                     : 1 org @ Rp. 400.000,-/ bln


II.         JADWAL KEGIATAN

Mulai Percobaan Penjualan             : September 2011
·      Senin – Kamis                         : pukul 09.00 – 18.00 WIB
·      Jumat                                      : pukul 09.00 – 11.30 WIB dan 13.00 – 18.00 WIB
·      Sabtu                                      : pukul 09.00 – 15.00 WIB

-          Target Bulan I                        : 50 cup/hr
-          Target Bulan II                       : 50 – 100 cup/hr
-          Target Bulan III                      : 100-200 cup/hr

-          Target Kelanjutan (1 tahun)  :  < 200 cup/hr


III.       RANCANGAN BIAYA

Pengeluaran Fasilitas/Sarana
·      1 Gerobak Stand Jual                                                                         = Rp.1.000.000,-
·      Bangku plastik                                   : 2 bgk @ Rp. 80.000,-              = Rp.   160.000,-
·      Gelas beling                                       : 1 lsn @ Rp. 35.000,-               = Rp.    35.000,-
·      Sendok                                               : 1 lsn @ Rp. 25.000,-              = Rp.    25.000,-
·      Termos                                              : 3 bh @ Rp. 70.000,-                = Rp.  210.000,-
·      Sendok/centong                                 : 4 bh @ Rp. 30.000,-                = Rp.  120.000,-
·      Kantong plastik                                                                                 = Rp.   150.000,-
·      Tenda/payung                                                                                   = Rp. 1.000.000,-

Jumlah Fasilitas                                                                                = Rp. 2.700.000,-

Pengeluaran Penjualan
·      Pengeluaran Penjualan
-          Bulan I    (24 hr)                         : Rp. 945.000,-/bln
-          Bulan II   (24 hr)                         : Rp. 2.465.000,-/bln
-          Bulan III (24 hr)                         : Rp.3.870.000,-/bln

·      Biaya Bahan Baku 3 Bulan                : Rp. 333.000,-

Pengeluaran Percobaan Penjualan 3 bulan                                      = Rp.  7.613.000,-

Biaya Karyawan
·      Biaya Karyawan 1 bln                        : Rp. 400.000,-
·      Biaya Karyawan 3 bln                                                                      =Rp. 1.200.000,-
                                                                                                        = Rp. 11.513.000,-
Total Pembiayaan Usaha 3 Bulan                                                   = Rp. 11.520.000,-


Biaya Target Penjualan
·      Penjualan per-Bulan  (24 hr)            
Bulan I                                               : 1500 cup @ Rp. 3.000,-        = Rp. 4.500.000,-
Bulan II                                              : 2500 cup @ Rp. 3.000,-        = Rp. 7.500.000,-
Bulan III                                             : 4500 cup @ Rp. 3.000,-        = Rp. 13.500.000,-

·      Keuntungan per-Bulan (24 hr)                                 
Bulan I                                                                                               = Rp. 3.555.000,-
Bulan II                                                                                              = Rp. 5.035.000,-
Bulan III                                                                                             = Rp. 9.630.000,-
*tanpa pengurangan bahan baku

Penjualan percobaan 3 bulan
·      Penjualan 3 Bulan (72 hr)                                                                 = Rp. 25.500.000,-
·      Pembiayaan Usaha 3 Bulan (72 hr)                                                  = Rp  11.520.000,-
·      Keuntungan Keseluruhan 3 Bulan                                                     = Rp. 13.480.000,-


Total Pembiayaan Usaha (+sarana)             : Rp. 11.520.000,-
Keuntungan Keseluruhan                             : Rp. 13.480.000,-
Pinjaman yang Diajukan                               : Rp. 10.000.000,-
Jangka Waktu Pengembalian                       : 3 bulan

Keuntungan Usaha Setelah peminjaman   
Sisa Pembayaran dari Keuntungan
Rp. 13.480.000 – Rp. 10.000.000                                              = Rp. 3.480.000,-
                                   
Total Keuntungan Usaha                                                       = Rp.3.480.000,-

Pendapatan Per-orang selama percobaan usaha                        = Rp. 1.740.000,-


 
1.      LATAR BELAKANG
Seperti yang kita semua ketahui, saat ini kondisi pencernaan manusia kurang baik karena padatnya aktivitas dan asupan makanan yang kurang serat atau kurang gizi. Sehingga diperlukan obat untuk melancarkan pencernaan, padahal penggunaan obat dalam jangka waktu yang panjang itu tidak baik untuk kesehatan kita. Sebaliknya, mengkonsumsi makanan atau minuman tinggi serat sangat dianjurkan untuk melancarkan pencernaan.
Cincau hijau biasa disajikan dalam bentuk minuman (es cincau). Minuman ini mudah ditemukan di Indonesia karena rasanya yang segar dan manfaatnya yang sangat baik untuk tubuh kita. Namun, kebersihan dari es cincau yang dijual dipasaran tidak dapat terjamin. Oleh sebab itu kami ingin memasarkan es cincau hijau yang segar, bersih dan sehat. Target pemasaran kami adalah semua kalangan masyarakat, agar semua mereka bias hidup dengan sehat, khususnya mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus Gunadarma.
Dalam peninjauan, banyak-nya pembuatan cincau yang kini banyak pencampuran bahan baku yang kurang baik, seperti bahan kimia yang berbahaya, dan cenderung asal atau tidak bersih. Seperti hal-nya dari pemberitaan reportase di sebuah televisi swasta pembuatan cincau yang kurang alami, yaitu dengan penambahan pengawet atau agar-agar sebagi pembentuk jelly dan menggunakan daun yang bukan berasal dari daun cincau.
Selain dikarenakan bertujuan pemenuhan kebutuhan konsumen mengkonsumsi cincau yang sehat, kami berniat untuk pembelajaran dalam bidang usaha yang menguntungkan bagi kami yaitu pihak produsen. Sebagai mahasiswa yang banyak kegiatan dan pengeluaran yang tidak sedikit, maka kami berusaha melakukan kegiatan usaha ini dapat sedikit membantu pemasukan dari tiap kami dalam melakukan kegiatan perkuliahan sebagai mahasiswa yang biasa hidup sederhana.




2.      PERUMUSAN MASALAH
Dari semua latar belakang yang ada, maka kami merencanakan kegiatan usaha ini,dengan menjual es cincau segar, bersih, dan sehat, usaha ini kami namakan GREEN ICE CINCAU, dengan harga yang sangat terjangkau oleh para konsumen yang kami tuju yaitu khusunya mahasiswa, seharga Rp. 3.000,-/cup. Yang mana harga tersebut telah menjadi harga standar harga es cincau saat ini.
Dalam perencanaan usaha ini, kami akan melakukan percobaan usaha penjualan GREEN ICE CINCAU ini selama 3 bulan, dengan perencanaan yang sangat matang kami memprediksi dan berharap, konsumen atau pmbeli tiap bulan meningkat, sehingga rancangan biaya yang telah kami buat sesuai dengan yang kami harapkan.
Pastinya untuk mendapatkan apa yang kami harapkan, penjualan kami ini akan diikuti dengan promosi-promosi langsung dari kami, secara pemasaran yang diawali ke tiap orang yang kami kenal disekitar tempat penjualan yaitu kampus Gunadarma. Namun jika kemungkinan rugi itu ada, maka kami melakukan tindakan seperti penjualan ke luar area target penjualan.
Untuk pembuatan bahan baku cincau hijau ini, akan kami kelola masing-masing dengan penanaman tanaman daun cincau. Pengolahan dan perawatan akan kami lakukan dengan biaya atau modal sendiri, dan perencananaan perawatan tanaman ini yang akan benar-benar kami perhatikan dari individual dari kami.
Dalam langkah atau cara pengelolaan daun cincau ini akan kami lakukan sesuai petunjuk baik yang telah kami dapatkan dari hasil searching via internet serta informasi atau petunjuk dari pihak yang telah berpengalaman, sehingga pembuatan bahan dasar cincau dapat dihasilkan dengan baik dan bermutu kualitasnya.
Dari hasil perencanaan serta target yang telah dirancang, keuntungan yang dihasilkan cukup baik bagi pengusaha pemula seperti kami. Hasil untung selama 3 bulan dengan pengembaian peminjaman modal selama 3 bulan, serta mendapat untung sperangkat fasilitas dagang hasil dari pminjaman modal yang telah kami rencanakan dan kami rancang, maka hasil kuntungan keseluruhan cukup baik bagi seorang pemula.
Selain itu dalam melakukan usaha ini, kami tidak terlalu mengganggu kegiatan utama kami sebagai mahasiswa. Karena dalam perncanaan usaha yang dijalankan kami memakai jasa sebagai orang yang membantu dalam penjualan usaha kami. Dalam pembuatan cincau pun dapat dibuat langsung oleh kami dengan mudah,dengan cara sehat yang telah kami program dan rencanakan, sehingga meminimalkan kerepotan dari kami sebagai mahasiswa yang mencoba sebagai pengusaha pemula.
Semua perencanaan ini pun, telah kami pikirkan untuk melanjutkan ke tingkat lebih sebagai pengusaha dini. Setelah melakukan percobaan selama 3 bulan dan menghasilkan apa yang diharapkan, maka,kami akan melanjutkan usaha kami ini dengan membagi dua pembiayaan secara merata. Dan apabila usaha kami benar-benar menjamin prospek ke depan-nya, maka kami akan mengelola usaha ini masing-masing dengan area target dan rancangan masing-masing.

3.      TUJUAN
Tujuan dari kegiatan ini adalah :
1.      Membantu konsumen dalam memenuhi asupan gizi mereka sehingga dapat melancarkan pencernaan.
2.      Menyediakan minuman yang enak, bersih dan menyehatkan bagi konsumen.
3.      Menghindarkan konsumen dari ketergantungan obat pelancar pencernaan.
4.      Pembelajaran menjadi pengusaha dini yang berhasil.


4.      GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
Lokasi rencana usaha yang akan kami adakan bertempat di area kampus, di mana kebanyakan orang sekitar atau konsumen adalah mahasiswa. Seperti telah dijelaskan dalam latarbelakang dan perumusan masalah, terlihat bahwa dengan merencanakan usaha minuman cincau dengan bertujuan untuk penyegar dahaga dan manfaat lebih dari vitamin dari cincau tersebut serta harga jual yang sesuai dengan kantong para konsumen, maka kami yakin dengan perencanaan usaha jual es cincau ini akan banyak diminati banyak orang. Selain itu jika ditinjau potensi dan peluang pasar dalam usaha ini lebih umum, dari stiap kalangan es cincau yang mengandung banyak manfaat untuk tubuh, khususnya kelancaran pada pencernaan.

5.      GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN
Seperti penjelasan dalam latar belakang usaha ini bahwa umumnya masyarakat kini banyak menkonsumsi makanan-makanan enak yang terkadang mereka banyak yang tidak mengetahui isi kandungan, manfaat ataupun akibat dari makanan yang kita makan maka dari itu tidak sedkit dari kita mengalami gangguan dalam pencernaan. Selain itu dari sisi luar, keadaan cuaca negara kita yang sering panas luar biasa, sehingga tidak jarang banyak dari kita mengalami panas dalam yang mengakibatkan sariawan, panas dalam sampai gangguan pencernaan atau lebih sering kita ketahui sulit buang air besar. Dengan adanya gambaran umum seperti ini diharapkan perencanaan usaha ini dapat berpeluang besar di khalayak umumnya di lokasi yang diharapkan.